• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

4 Agustus 2026
A A
Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer 'Siluman', LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas. (Foto Ilustrasi oleh tim nalarsulut.id)

BagikanBagikan

NalarSulut –Dugaan praktik nepotisme kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kali ini, sorotan mengarah kepada Kepala Dinas Perhubungan Bolsel berinisial AL alias Awaludin, yang diduga mengangkat anak kandungnya sebagai tenaga honorer sopir, meski disebut-sebut tidak pernah menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal menyebutkan, dugaan tersebut telah berlangsung sejak Awaludin masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan Bolsel pada periode 2018–2024.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, anak Awaludin yang berinisial MG alias Gugun tercatat sebagai sopir honorer di Dinas Perikanan. Namun, selama namanya tercatat sebagai tenaga honorer, MG disebut tidak pernah aktif bekerja lantaran masih berstatus mahasiswa.

“Namanya memang terdaftar sebagai sopir honorer, tetapi setahu kami tidak pernah masuk kerja karena masih kuliah,” ujar sumber.

Dugaan tersebut disebut berlanjut ketika Awaludin dipercaya memimpin Dinas Perhubungan Bolsel pada 2024. Berdasarkan informasi yang diterima media ini, nama MG kembali tercatat sebagai sopir honorer di instansi tersebut.

Ironisnya, menurut sumber lain di lingkungan Dinas Perhubungan, MG kembali diduga tidak pernah terlihat menjalankan aktivitas sebagai sopir maupun mengikuti rutinitas kerja sebagaimana tenaga honorer lainnya.

“Sampai sekarang masih tercatat sebagai sopir honorer, tetapi tidak pernah terlihat menjalankan tugas,” ungkap sumber lainnya.

Diduga Terima Honor Bertahun-tahun

Berdasarkan informasi yang diperoleh, honor sopir honorer di Dinas Perikanan pada periode 2018–2024 disebut berkisar Rp2,5 juta per bulan. Setelah berpindah ke Dinas Perhubungan, MG kembali diduga menerima honor sekitar Rp1,7 juta per bulan sebagai sopir honorer.

Apabila informasi tersebut benar, praktik itu dinilai berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah serta mencederai prinsip profesionalisme dan keadilan dalam pengangkatan tenaga honorer di lingkungan pemerintahan.

LSM Desak Aparat Penegak Hukum Bertindak

Ketua LSM Gerakan Peduli Tanah Lahir Sulawesi Utara (Garputala Sulut), Adriadi Paputungan, mengaku telah menerima informasi terkait dugaan tersebut. Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan, untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Menurut Adriadi, informasi yang diterima pihaknya tidak hanya menyangkut dugaan nepotisme, tetapi juga adanya dugaan penyimpangan dalam penggunaan anggaran bahan bakar minyak (BBM) kendaraan dinas.

“Saya meminta Kejaksaan untuk menelusuri dugaan tersebut secara menyeluruh. Selain dugaan nepotisme, kami juga menerima informasi mengenai dugaan mark-up penggunaan BBM kendaraan dinas di instansi itu. Semua informasi ini perlu dibuktikan melalui proses hukum,” tegas Adriadi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Bolsel, AL alias Awaludin, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat belum memperoleh respons.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Ridho dan Ferli Resmi Bertarung Rebut Kursi Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan

Next Post

Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

Next Post
Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

Yusra-Dony Bawa Bolmong ke Puncak, Nilai Ombudsman Tertinggi se-Sulut Tuai Apresiasi Gubernur

Yusra-Dony Bawa Bolmong ke Puncak, Nilai Ombudsman Tertinggi se-Sulut Tuai Apresiasi Gubernur

4 Agustus 2026
Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

4 Agustus 2026
Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

4 Agustus 2026
Ridho dan Ferli Resmi Bertarung Rebut Kursi Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan

Ridho dan Ferli Resmi Bertarung Rebut Kursi Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan

2 Agustus 2026
Prestasi Gemilang, Dua ASN Bolsel Tuai Pujian Usai Raih Sertifikasi Bergengsi KPK RI

Prestasi Gemilang, Dua ASN Bolsel Tuai Pujian Usai Raih Sertifikasi Bergengsi KPK RI

30 Juli 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection