NalarSulut— Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai memicu kekhawatiran. Cuaca ekstrem dan sejumlah kejadian kebakaran membuat Pemerintah Kabupaten Bolmong mengambil langkah serius dengan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ikhtiar menghadapi kondisi tersebut.
Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta, menyerukan agar para pemuka agama di seluruh wilayah Bolmong menggelar ibadah dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus perlindungan dari bala dan bencana.
Seruan tersebut ditujukan kepada seluruh pimpinan jemaat dan pemuka agama lintas umat, mulai dari imam, pendeta, hingga pemimpin umat Hindu dan Buddha. Kegiatan doa diharapkan dilaksanakan di wilayah masing-masing dengan melibatkan masyarakat.
Langkah ini diambil di tengah kondisi kemarau yang semakin kering serta munculnya sejumlah kejadian kebakaran di wilayah Bolmong.
“Sehubungan dengan cuaca ekstrem musim kemarau serta kebakaran yang terjadi di daerah Kabupaten Bolmong, diminta agar semua pimpinan jemaat atau pemuka agama, baik imam, pendeta, pimpinan Hindu dan Buddha, dapat melaksanakan ibadah atau doa untuk meminta hujan serta dijauhkan dari bala dan bencana,” ujar Yusra.
Bukan Sekadar Doa, Warga Diminta Waspada
Yusra menekankan, doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat menghadapi kondisi alam yang sedang berlangsung. Di saat yang sama, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran juga harus ditingkatkan.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat tidak lengah selama musim kemarau, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pesan tersebut sekaligus menjadi bentuk ajakan untuk membangun kepedulian bersama. Pemerintah, pemuka agama dan masyarakat diharapkan dapat mengambil peran masing-masing dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem.
Di bawah kepemimpinan Yusra Alhabsyi–Dony Lumenta, Pemkab Bolmong berharap ikhtiar bersama tersebut dapat menjadi penguat bagi masyarakat untuk menghadapi musim kemarau dengan tetap menjaga kewaspadaan.
Saat langit Bolmong belum juga menurunkan hujan, doa lintas umat pun digaungkan. Bukan hanya memohon turunnya hujan, tetapi juga meminta agar daerah ini dijauhkan dari kebakaran dan bencana. (*)






