NalarSulut— Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mulai menggedor pintu pemerintah pusat untuk memperkuat masa depan pendidikan daerah.
Langkah itu dilakukan Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Rabu (16/9/2026).
Tak sekadar kunjungan kerja, pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Bolsel untuk membawa langsung sejumlah kebutuhan strategis pendidikan daerah ke tingkat pemerintah pusat.
Bupati Iskandar Kamaru disambut langsung Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Gogot Suharwoto, bersama jajaran.
Ada satu usulan besar yang menjadi perhatian utama Bupati: pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) untuk jenjang SMP dan SMA di Kabupaten Bolsel.
Usulan tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Menurut Iskandar, pembangunan SNT dapat menjadi salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia Bolsel menghadapi tantangan masa depan.
“Pemerintah Kabupaten Bolsel terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Karena itu, kami berharap usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini dapat mendapat dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Iskandar.
Iskandar Bawa Kebutuhan Pendidikan Bolsel ke Pusat
Bupati menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah daerah. Dibutuhkan sinergi dengan pemerintah pusat, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.
Karena itu, komunikasi langsung dengan Kemendikdasmen dinilai penting untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan pendidikan yang ada di Bolsel.
SNT yang diusulkan bukan sekadar pembangunan gedung sekolah, tetapi diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan ekosistem pendidikan yang mampu menunjang peningkatan kualitas generasi muda Bolsel.
Pemkab Bolsel juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan sehingga masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh fasilitas dan layanan pendidikan yang memadai.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Bolsel Rante Hattani bersama jajaran, Kepala Bappelitbangda serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Kehadiran sejumlah perangkat daerah tersebut menunjukkan bahwa usulan pembangunan SNT membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari aspek pendidikan hingga perencanaan dan kesiapan infrastruktur.
Pemkab Bolsel berharap pertemuan dengan Kemendikdasmen menjadi awal penguatan koordinasi untuk merealisasikan berbagai program strategis pendidikan.
Jika usulan ini mendapat dukungan pemerintah pusat, pembangunan SNT di Bolsel diharapkan menjadi salah satu langkah penting untuk membuka akses pendidikan yang lebih berkualitas sekaligus menyiapkan generasi muda daerah menuju masa depan. (*)






