• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 9 Agustus 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Kotamobagu Darurat Kekerasan: Polres Kotamobagu Ungkap Dua Kasus Ini Dominan

Ahmad Waafi: Kami minta masyarakat berani melapor

2 Desember 2025
A A
Kotamobagu Darurat Kekerasan: Polres Kotamobagu Ungkap Dua Kasus Ini Dominan

Kasatreskrim Polres Kotamobagu IPTU Ahmad Waafi. (Dok tim nalarsulut.id)

BagikanBagikan

NalarSulut—Angka kriminalitas di Kota Kotamobagu sepanjang Januari hingga Agustus 2025 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Data Polres Kotamobagu mencatat 176 kasus penganiayaan berat, ringan, dan pengeroyokan, sementara 132 kasus lainnya masuk kategori Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Yang paling disorot, mayoritas kasus PPA justru dilakukan oleh orang-orang terdekat korban.

Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, IPTU Ahmad Waafi, mengungkapkan bahwa pola kasus yang melibatkan pelaku dari lingkungan terdekat semakin menonjol dalam delapan bulan terakhir.

“Rata-rata pelaku dalam kasus PPA adalah orang yang dikenal korban, mulai dari pacar, teman dekat, hingga keluarga sendiri,” ujar IPTU Waafi saat ditemui NalarSulut, Selasa 2 Desember 2025.

132 Kasus PPA Diproses Tanpa Toleransi

Meski sebagian pelaku memiliki hubungan personal dengan korban, IPTU Ahmad Waafi menegaskan bahwa seluruh kasus PPA tetap diproses sesuai hukum.

“Yang berhubungan dengan PPA semua tetap kami proses. Tidak ada toleransi, siapa pun pelakunya,” tegasnya.

Kasus-kasus tersebut terdiri dari kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, serta kekerasan dalam pacaran dan KDRT yang angka kejadiannya meningkat.

176 Kasus Penganiayaan & Pengeroyokan: Kekerasan Masih Dominan

Di luar kasus PPA, tercatat 176 kasus penganiayaan berat, ringan, dan pengeroyokan hingga Agustus 2025. Angka ini menunjukkan bahwa kekerasan fisik antarindividu masih menjadi problem serius di Kotamobagu.

IPTU Waafi menyebut bahwa sebagian insiden dipicu oleh persoalan sepele yang berujung pada tindakan kriminal.

“Mulai dari konsumsi alkohol, selisih paham, hingga masalah pribadi. Banyak yang sebenarnya bisa dicegah jika ada kendali diri,” katanya.

Polisi Ajak Warga Lebih Berani Melapor

Melihat tren meningkatnya kasus dari ranah personal, Polres Kotamobagu mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengalami atau mengetahui tindak kekerasan.

“Kami minta masyarakat berani melapor. Jangan menunggu luka membesar atau korban semakin trauma,” kata IPTU Ahmad Waafi.

Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini, dan laporan masyarakat menjadi kunci penanganan sekaligus perlindungan terhadap korban. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Porprov Sulut: Atlet Muaythai Kotamobagu Masuk Final, Pendamping dan Medis Masuk Mode ‘Menghilang’

Next Post

KONI Kotamobagu Berbenah, Terungkap Dua Dinas Pendamping Muaythai ‘Hilang’ Saat Porprov Sulut

Next Post
KONI Kotamobagu Berbenah, Terungkap Dua Dinas Pendamping Muaythai ‘Hilang’ Saat Porprov Sulut

KONI Kotamobagu Berbenah, Terungkap Dua Dinas Pendamping Muaythai ‘Hilang’ Saat Porprov Sulut

BNI Perkuat Ekosistem Danantara, Kredit Rp968,5 Triliun Dorong Pelaku Usaha Makin Maju

BNI Perkuat Ekosistem Danantara, Kredit Rp968,5 Triliun Dorong Pelaku Usaha Makin Maju

9 Agustus 2026
Yusra-Dony Bawa Bolmong ke Puncak, Nilai Ombudsman Tertinggi se-Sulut Tuai Apresiasi Gubernur

Yusra-Dony Bawa Bolmong ke Puncak, Nilai Ombudsman Tertinggi se-Sulut Tuai Apresiasi Gubernur

4 Agustus 2026
Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

Rekam Jejak Moncer, Yusra-Dony Pilih Iqbal Hamenda Isi Jabatan Strategis di Disdik Bolmong

4 Agustus 2026
Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

Anak Kadis Dishub Bolsel Diduga Jadi Honorer ‘Siluman’, LSM Desak Kejaksaan Usut Tuntas

4 Agustus 2026
Ridho dan Ferli Resmi Bertarung Rebut Kursi Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan

Ridho dan Ferli Resmi Bertarung Rebut Kursi Ketua Karang Taruna Tobayagan Selatan

2 Agustus 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection