NalarSulut—Sejumlah persoalan yang diadukan masyarakat akhirnya mendapat perhatian serius DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Bolsel mulai menyusun langkah konkret dengan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengurai satu per satu persoalan yang mencuat di tengah masyarakat.
Rapat Banmus digelar di ruang Banmus DPRD Bolsel, Senin (14/9/2026), dipimpin Wakil Ketua DPRD Bolsel Ridwan Olii.
Dalam rapat tersebut, Banmus tidak hanya membahas laporan yang masuk, tetapi juga menetapkan agenda serta jadwal RDP dengan menghadirkan pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan persoalan, termasuk mitra kerja DPRD dan para pelapor.
Sedikitnya empat persoalan menjadi perhatian Banmus untuk dibawa ke meja RDP.
Empat persoalan tersebut yakni proses seleksi perangkat Desa Sinombayuga, pemberhentian perangkat Desa Torosik, proses pelaporan kecelakaan lalu lintas dan klaim Jasa Raharja, serta persoalan ketimpangan antara fakta di lapangan dengan data desil.
Keputusan Banmus ini menjadi sinyal bahwa laporan masyarakat tidak berhenti sebagai surat aduan di meja DPRD. Persoalan tersebut akan dibawa ke ruang terbuka untuk diklarifikasi bersama pihak-pihak yang berkepentingan.
Melalui RDP, DPRD Bolsel akan menggali informasi, meminta penjelasan dan mempertemukan pihak-pihak terkait guna memperoleh gambaran yang lebih utuh atas persoalan yang dilaporkan masyarakat.
Empat isu berbeda kini menunggu diuji di meja RDP DPRD Bolsel. Mulai dari persoalan pemerintahan desa, status perangkat desa, layanan terkait kecelakaan lalu lintas hingga persoalan data desil yang bersentuhan dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Banmus selanjutnya mengatur jadwal pelaksanaan masing-masing RDP, termasuk menentukan pihak-pihak yang akan dihadirkan dalam setiap pembahasan.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan fungsi DPRD sebagai ruang pengawasan dan penyalur aspirasi masyarakat, dengan memastikan setiap laporan yang masuk memperoleh kesempatan untuk diklarifikasi dan dibahas secara terbuka.
Kini, publik tinggal menunggu bagaimana jalannya RDP dan sejauh mana DPRD Bolsel mampu mengurai benang kusut dari empat persoalan yang telah masuk dalam agenda pembahasan tersebut. (Infotorial)






