NalarSulut—Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) diselimuti duka mendalam. Rizky Pratama Lumiu, sosok yang dikenal sebagai asisten pribadi Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, mengembuskan napas terakhir di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, Selasa (28/7/2026).
Kepergian almarhum bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga tercinta, tetapi juga menyisakan kesedihan mendalam bagi sahabat, rekan seperjuangan, dan para tokoh yang mengenalnya selama bertahun-tahun.
Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir. Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama sang istri, Kalsum Alhabsyi, tampak tak kuasa menahan air mata saat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Bagi Yusra Alhabsyi, Rizky bukan sekadar asisten pribadi. Almarhum merupakan sosok yang telah mendampingi perjalanan politiknya sejak awal hingga dipercaya memimpin Kabupaten Bolaang Mongondow.
Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Utara, Hamri Mokoagow, mengenang almarhum sebagai kader yang memiliki dedikasi tinggi dan penuh pengabdian.
“Almarhum ini orang baik, penuh dedikasi. Dia menghabiskan sebagian hidupnya untuk berkhidmat di Ansor dan PKB,” ujar Hamri kepada media ini.
Menurut Hamri, kedekatan Rizky dengan Yusra Alhabsyi telah terjalin jauh sebelum Yusra menjabat sebagai Bupati Bolmong.
“Rizky adalah orang yang sangat dekat dengan Pak Bupati, bahkan jauh sebelum beliau menjadi anggota DPRD Kabupaten. Hingga Pak Bupati menjadi Bupati Bolmong, almarhum tetap setia mendampingi,” ungkapnya.
Ungkapan duka juga datang dari sahabat dekat almarhum, Farid Alhasni. Dengan suara penuh kesedihan, ia mengaku sulit menggambarkan sosok Rizky karena begitu banyak kebaikan yang dimilikinya.
“Susah mengungkapkan dengan kata-kata kebaikan almarhum. Dia memang orang yang baik,” tutur Farid.
Farid menceritakan, persahabatan Rizky dengan Yusra Alhabsyi telah terjalin sejak lama, bahkan sebelum keduanya dikenal luas di dunia politik.
“Sudah lama berteman, sekitar tahun 2008 saat Pak Yusra periode pertama menjadi anggota DPRD. Kalau tidak salah, almarhum dan Pak Bupati juga pernah satu sekolah waktu SMA,” kenangnya.
Kepergian Rizky Pratama Lumiu meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi banyak orang. Sosoknya dikenang sebagai pribadi yang rendah hati, setia, dan selalu hadir mendampingi dalam berbagai perjalanan pengabdian.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang kini menjadi harapan sekaligus amanah yang ditinggalkannya.
Selamat jalan, Rizky Pratama Lumiu. Jejak pengabdian, loyalitas, dan kebaikanmu akan selalu dikenang oleh keluarga, sahabat, serta masyarakat Bolaang Mongondow. (*)





