• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 4 Juli 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Dari Kotamobagu ke Arena Nasional: Fadli Paputungan Bawa Suara Petani di Diklat Akbar Tani Merdeka

20 Mei 2026
A A
Dari Kotamobagu ke Arena Nasional: Fadli Paputungan Bawa Suara Petani di Diklat Akbar Tani Merdeka

Tampak Fadli Paputungan mengikuti Diklat Nasional dan lagi memantau tanaman bawang merah. (Kolase foto tim nalarsulut.id)

BagikanBagikan

NalarSulut—Nama Fadli Paputungan ikut mencuri perhatian dalam agenda besar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Nasional Tani Merdeka Indonesia (TMI) yang digelar di Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Di tengah berkumpulnya lebih dari 250 ketua DPW dan pengurus Tani Merdeka Indonesia dari 38 provinsi se-Indonesia, Ketua DPD TMI Kotamobagu itu hadir membawa semangat petani Totabuan ke forum nasional yang menjadi ajang konsolidasi besar sektor pertanian Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 14 hingga 17 Mei 2026 tersebut menjadi momentum strategis penguatan kapasitas organisasi, penyamaan visi, hingga konsolidasi nasional dalam mendukung pembangunan pertanian Indonesia.

Atmosfer diklat terasa begitu dinamis. Pengurus dari Aceh hingga Papua duduk bersama membahas berbagai tantangan pertanian nasional, mulai dari pupuk, produktivitas lahan, pemasaran hasil tani, hingga ancaman krisis regenerasi petani muda.

Di forum itulah, Fadli Paputungan ikut menyuarakan pentingnya penguatan petani di daerah, khususnya di wilayah Totabuan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Utara.

“Ini bukan sekadar kegiatan organisasi. Kami datang membawa aspirasi petani daerah agar pembangunan pertanian benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke desa,” ujar petani Bawang Merah itu.

Menurutnya, diklat nasional tersebut membuka ruang besar bagi pengurus daerah untuk memperkuat wawasan kepemimpinan, strategi organisasi, hingga pemahaman terhadap arah kebijakan pemerintah pusat di sektor pertanian.

Kegiatan itu juga dihadiri langsung Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia yang juga Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono.

Dalam arahannya, Sudaryono menegaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia memiliki peran penting dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto hingga ke tingkat desa.

“Program Presiden harus sampai ke tingkat desa,” tegas Sudaryono di hadapan peserta diklat nasional.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menekankan bahwa organisasi harus menjadi kekuatan nyata di tengah masyarakat petani.

Menurutnya, pengurus daerah merupakan ujung tombak organisasi karena langsung bersentuhan dengan persoalan riil di lapangan.

Bagi Fadli Paputungan, agenda nasional tersebut menjadi energi baru untuk memperkuat gerakan Tani Merdeka Indonesia di Kotamobagu dan wilayah Totabuan secara umum.

Ia menilai tantangan pertanian ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan organisasi yang solid, adaptif, dan mampu menjadi jembatan antara petani dan pemerintah.

“Sepulang dari diklat ini, kami ingin membangun gerakan yang lebih nyata. Petani harus naik kelas, lebih mandiri, dan punya akses yang lebih baik terhadap program pemerintah,” tandas jebolan Petani Unggulan Bank Indonesia (PUBI) Sulut itu.

Keikutsertaan Fadli Paputungan di forum nasional itu sekaligus menjadi sinyal bahwa suara petani dari Totabuan mulai diperhitungkan dalam konsolidasi besar pertanian Indonesia. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Petani Apresiasi Yusra-Dony, Nanas Lobong ‘Dibentengi’ Hukum, Produk Lokal Siap Naik Kelas

Next Post

Bolsel Tinggalkan Era Tunai, Iskandar Kamaru Tancap Gas Digitalisasi Pajak demi PAD

Next Post
Bolsel Tinggalkan Era Tunai, Iskandar Kamaru Tancap Gas Digitalisasi Pajak demi PAD

Bolsel Tinggalkan Era Tunai, Iskandar Kamaru Tancap Gas Digitalisasi Pajak demi PAD

Kejari Kotamobagu Kirim Warning Keras, Perusahaan ‘Kumabal’ Terancam Dibubarkan

Kejari Kotamobagu Kirim Warning Keras, Perusahaan ‘Kumabal’ Terancam Dibubarkan

3 Juli 2026
Cegah Pembangunan Tersandung Kasus, Kamaru Gandeng Kejari Kotamobagu Perkuat Benteng Hukum

Cegah Pembangunan Tersandung Kasus, Kamaru Gandeng Kejari Kotamobagu Perkuat Benteng Hukum

3 Juli 2026
Dugaan Material Buangan PT BDL Disorot Pascatragedi Bolingongot, Akademisi Buka Suara

Dugaan Material Buangan PT BDL Disorot Pascatragedi Bolingongot, Akademisi Buka Suara

30 Juni 2026
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Longsor Maut di Bolingongot Bolmong

Kesaksian Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Longsor Maut di Bolingongot Bolmong

29 Juni 2026
Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

Alarm Ketahanan Pangan Dibunyikan, Yusra Warning Alih Fungsi Lahan Sawah di Bolmong

22 Juni 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection