NalarSulut— Penantian panjang masyarakat Dumoga Raya akhirnya pecah menjadi haru dan rasa syukur. Setelah sempat tertahan selama kurang lebih tiga tahun akibat berbagai persoalan teknis dan legalitas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas D Pratama Dumoga akhirnya resmi beroperasi.
Momentum bersejarah itu ditandai langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi melalui soft opening RSUD yang berlokasi di Modomang, Senin (11/5/2026).
Peresmian rumah sakit tersebut bukan sekadar seremoni pemerintahan biasa. Di balik berdirinya bangunan megah dua lantai itu, tersimpan perjuangan panjang dan komitmen besar pasangan Yusra-Dony dalam memperjuangkan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat Bolmong, khususnya wilayah Dumoga Raya.

Sorak bahagia warga pecah saat Yusra Alhabsyi memukul gong tanda dimulainya operasional RSUD Pratama Dumoga. Rumah sakit yang sebelumnya hanya menjadi bangunan tanpa pelayanan, kini resmi hidup dan siap melayani masyarakat.
“Rumah sakit ini hadir dengan motto ‘Melayani Dengan Hati, Menyembuhkan Dengan Teknologi’. Saya berharap seluruh tenaga medis memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa membeda-bedakan status,” tegas Yusra Alhabsyi dalam sambutannya.
Orang nomor satu di Bolmong itu juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rumah sakit agar pelayanan kesehatan tidak terganggu oleh konflik sosial.
Di bawah kepemimpinan Yusra Alhabsyi, berbagai hambatan yang selama ini mengganjal operasional rumah sakit akhirnya berhasil dituntaskan. Mulai dari persoalan lahan basah hingga pemenuhan standar teknis bangunan yang sebelumnya menjadi kendala utama.

RSUD Pratama Dumoga sendiri dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare dengan total anggaran mencapai Rp27,6 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan.
Bangunan rumah sakit itu kini dilengkapi berbagai fasilitas modern. Di lantai pertama tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat jalan, laboratorium, radiologi hingga berbagai poliklinik spesialis seperti bedah, penyakit dalam, obgyn, anak dan gigi.
Sementara di lantai dua terdapat ruang operasi modern, ruang rawat inap anak hingga instalasi kandungan yang dipersiapkan untuk menunjang pelayanan medis lebih maksimal.
Tak hanya itu, rumah sakit tersebut juga didukung fasilitas penunjang seperti genset berkapasitas besar, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga sistem penampungan air bersih.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, Drs. I Ketut Kolak, menjelaskan bahwa operasional rumah sakit didasarkan pada Peraturan Bupati Nomor 06 Tahun 2026 serta izin operasional resmi dari Dinas PMPTSP yang terbit sejak Oktober 2025.
“Seluruh kendala teknis yang sebelumnya menghambat operasional sudah berhasil diselesaikan,” jelasnya.
Peresmian RSUD Pratama Dumoga turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Abdullah Mokoginta, para pimpinan OPD, camat, sangadi, tokoh adat, tokoh agama hingga kepala Puskesmas se-Bolmong. (Advetorial)






