NalarSulut—Seorang karyawan PT Sumagud, perusahaan kontraktor PT JRBM Site Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tengah menjalani pemulihan setelah menjalani operasi akibat penyakit yang disebutnya sebagai usus turun.
Karyawan tersebut adalah Delfiero Mokoagow (22), warga Desa Tobayagan, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Delfiero diketahui bekerja sebagai crew drilling di PT Sumagud.
Delfiero mulai masuk rumah sakit pada Jumat (2/10/2026) untuk mendapatkan penanganan medis. Tiga hari kemudian, tepatnya Senin (5/10/2026), ia menjalani operasi.
Sehari setelah operasi, Selasa (6/10/2026), awak media bertemu langsung dengan Delfiero di rumah sakit. Dalam pertemuan tersebut, Delfiero menyampaikan keluhannya mengenai perhatian dari pihak perusahaan selama dirinya menjalani perawatan.
Delfiero mengaku kecewa karena merasa kurang mendapatkan perhatian dari pimpinan maupun manajemen PT Sumagud setelah dirinya jatuh sakit dan harus menjalani operasi.
Menurutnya, sebagai seorang pekerja yang selama ini menjalankan tugas sebagai crew drilling, ia berharap perusahaan turut menunjukkan kepedulian ketika dirinya berada dalam kondisi sakit dan membutuhkan perawatan.
“Saya merasa seperti diabaikan,” ujar Delfiero saat menyampaikan keluhannya kepada awak media.
Keluhan Delfiero tidak hanya berkaitan dengan kondisi dirinya setelah menjalani operasi, tetapi juga menyangkut harapannya agar perusahaan tidak hanya hadir ketika pekerja dalam kondisi sehat dan mampu bekerja.
Bagi Delfiero, perhatian terhadap pekerja semestinya tetap diberikan ketika seorang karyawan menghadapi kondisi kesehatan yang membuatnya harus meninggalkan pekerjaan untuk sementara waktu.
Ia berharap pihak perusahaan dapat memberikan perhatian dan kejelasan mengenai penanganan terhadap kondisi yang dialaminya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari manajemen PT Sumagud mengenai keluhan Delfiero. Pihak perusahaan diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi karyawan tersebut, termasuk bentuk perhatian dan penanganan yang diberikan selama Delfiero menjalani perawatan.
Keterangan dari pihak perusahaan penting untuk memastikan informasi mengenai kondisi dan penanganan terhadap Delfiero dapat disampaikan secara berimbang kepada publik. (Rinaldi Potabuga)





