• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Pekerja PT SUMAGUD Mengaku Dipotong Gaji Meski Sakit, Dugaan Pelanggaran Hak Buruh Terkuak

Sisa gaji dua hari Alvin Potabuga belum dibayar

6 Januari 2026
A A
Pekerja PT SUMAGUD Mengaku Dipotong Gaji Meski Sakit, Dugaan Pelanggaran Hak Buruh Terkuak

Sosok Alvin Potabuga karyawan PT Sumagud, yang dipotong gajinya meski ada surat sakit. (Kolase foto Rinaldi Potabuga)

BagikanBagikan

NalarSulut—Gelombang kekecewaan datang dari pekerja PT SUMAGUD, subkontraktor PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM).

Seorang karyawan, Alvin Potabuga, buka suara dan menuding perusahaan telah memperlakukan pekerja secara tidak tidak adil.

Pasalnya, surat sakit dari dokter sebagai bukti yang bersangkutan dalam kondisi tidak sehat sehingga tidak memungkinkan untuk berkerja, diduga diabaikan oleh pihak manajemen PT SUMAGUD, hingga gaji pun di pangkas tanpa kompromi.

Lebih ironis lagi, sisa gaji dua hari kerja bulan November yang dijanjikan dibayar pada Desember, tak kunjung diberikan hingga Januari ini.

Bagi Alvin, kondisi tersebut bukan lagi sebatas persoalan administrasi, melainkan “tamparan” terhadap martabat pekerja dan buruh.

“Saya sakit empat hari dan ada surat dokter. Tapi perusahaan tetap menghitungnya alpa dan memotong gaji. Apa arti surat sakit kalau akhirnya dianggap tidak absen?,” ujar Alvin Potabuga dengan nada kesal, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, penundaan pembayaran sisa gaji pun semakin menambah luka.

“Kami sudah bekerja, tapi hak kami ditahan. Janji dibayar Desember, sampai sekarang nihil. Pekerja dibiarkan menunggu tanpa kepastian,” tambahnya.

Kasus ini memantik pertanyaan besar, apakah perusahaan sedang bermain-main dengan hak pekerja? Dalam aturan ketenagakerjaan, surat sakit dari dokter seharusnya melindungi pekerja dari sanksi pemotongan upah.

Jika ketentuan ini diabaikan, publik menilai praktik tersebut dapat dikategorikan sebagai tindakan yang merugikan dan melemahkan posisi buruh.

Di tengah situasi ekonomi yang sulit, pemotongan dan penundaan gaji bukan sekadar angka, tetapi menyentuh urusan dapur, kesehatan, dan kelangsungan hidup keluarga pekerja.

Dalam kasus ini, Alvin mengharapkan agar perusahaan tidak tinggal diam.

“Pekerja bukan robot. Kami punya hak, punya kehidupan. Kalau perusahaan bicara soal disiplin, maka perusahaan juga harus disiplin terhadap kewajibannya,” katanya.

Sementara itu, pihak perusahaan PT SUMAGUD saat dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan gaji pekerja yang sakit tersebut melalui PJO Fanny Maryawan, menyampaikan bahwa persoalan ini masih akan dikonfirmasi ke bagian administrasi perusahaan.

“Noted pak, akan saya konfirmasi ke admin kami & di-update kembali nanti,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini dipublikasikan, tim redaksi masih menunggu klarifikasi lanjutan dari manajemen PT SUMAGUD dan tetap membuka ruang hak jawab secara proporsional apabila perusahaan bersedia menyampaikan keterangan tambahan. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Bolmong Bersiap Jadi Pusat Pendidikan Kesehatan, Kampus III IAIN Manado Segera Hadir

Next Post

SPDP Dikembalikan Kejati Sulut: Penyidikan Dedi Vengky Matahari Terancam SP3

Next Post
SPDP Dikembalikan Kejati Sulut: Penyidikan Dedi Vengky Matahari Terancam SP3

SPDP Dikembalikan Kejati Sulut: Penyidikan Dedi Vengky Matahari Terancam SP3

Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

Alarm Ketahanan Pangan Dibunyikan, Yusra Warning Alih Fungsi Lahan Sawah di Bolmong

22 Juni 2026
Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

19 Juni 2026
DPRD Bolsel Ketok Palu LPj APBD 2025, Pengawasan Ketat Berbuah Prestasi Gemilang

DPRD Bolsel Ketok Palu LPj APBD 2025, Pengawasan Ketat Berbuah Prestasi Gemilang

17 Juni 2026
Iskandar Kamaru Gandeng UNIMMAN, Siapkan Revolusi SDM yang Akan Ubah Wajah Bolsel

Iskandar Kamaru Gandeng UNIMMAN, Siapkan Revolusi SDM yang Akan Ubah Wajah Bolsel

17 Juni 2026
Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

12 Juni 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection