• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 24 Juni 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

WNA China Diduga Terlibat PETI di Talugon Boltim, Warga: Sudah Lama Beroperasi

17 Desember 2025
A A
WNA China Diduga Terlibat PETI di Talugon Boltim, Warga: Sudah Lama Beroperasi

Tampak aktivitas PETI di perbukitan Talugon, Desa Lanud, Kabupaten Boltim. (Kolase foto istimewah)

BagikanBagikan

NalarSulut—Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kian mengkhawatirkan. Bukan hanya tak tersentuh penertiban, praktik ilegal ini bahkan diduga melibatkan warga negara asing (WNA) asal China.

Lokasi PETI tersebut berada di kawasan perbukitan Talugon, Desa Lanud, Kecamatan Modayag. Aktivitasnya disebut sudah berlangsung cukup lama dan terang-terangan beroperasi di luar wilayah izin pertambangan.

Siska Timporok, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kehadiran WNA China di lokasi PETI Talugon bukan hal baru. Ia menyebut, ada sekitar lima orang WNA yang kerap keluar masuk area pertambangan.

“Mereka sudah lama beraktivitas di Talugon. Sekitar lima orang yang sering terlihat keluar masuk,” ujar Siska saat ditemui, Sabtu (13/12/2025).

Yang mengejutkan, para WNA tersebut disebut tidak menguasai bahasa Indonesia. Untuk berkomunikasi dengan warga, mereka mengandalkan aplikasi penerjemah.

“Mereka tidak bisa bahasa Indonesia. Kalau bicara dengan warga, pakai Google Translate,” tuturnya.

Menurut warga, para WNA China itu tidak menetap di lokasi tambang. Mereka disebut tinggal di Kota Kotamobagu dan hanya datang ke Talugon sekitar satu hingga dua kali dalam sepekan.

“Mereka menginap di Kotamobagu. Biasanya datang seminggu dua kali ke lokasi,” tegas Siska.

Warga juga memastikan bahwa aktivitas pertambangan di perbukitan Talugon bersifat ilegal. Pasalnya, kawasan tersebut berada di luar wilayah izin KUD Nomantang yang selama ini dikenal memiliki legalitas tambang.

“Itu jelas ilegal karena berada di luar wilayah KUD Nomantang. Sampai sekarang belum ada izin di Talugon,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kasie Inteldakim) Kantor Imigrasi (Kanim) Kotamobagu, Keneth Rompas, mengaku baru menerima informasi terkait aktivitas WNA China di PETI Talugon.

“Kalau WNA China yang beraktivitas di pertambangan memang ada beberapa informasi. Tapi khusus di Talugon, kami baru mengetahuinya,” ujarnya.

Keneth menegaskan, pihak Imigrasi akan segera menindaklanjuti informasi tersebut dengan turun langsung ke lapangan. Ia juga meminta peran aktif masyarakat untuk melaporkan dan mengirimkan dokumentasi jika menemukan aktivitas WNA di lokasi tambang ilegal.

“Informasi ini akan kami tindaklanjuti. Kami juga berharap warga bisa mengirimkan dokumentasi apabila menemukan WNA China di lokasi PETI,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas PETI di perbukitan Talugon masih terus berlangsung, sementara sorotan publik kini mengarah pada lemahnya pengawasan serta dugaan keterlibatan WNA dalam praktik tambang ilegal di Boltim. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Revolusi dari Bongkudai Barat: Public Speaking Class KKD IAIM, Karang Taruna Cetak Pemimpin Muda

Next Post

Cherish Mokoagow Gaungkan Pesan Damai Natal dan Tahun Baru untuk Sulut dan BMR

Next Post
Cherish Mokoagow Gaungkan Pesan Damai Natal dan Tahun Baru untuk Sulut dan BMR

Cherish Mokoagow Gaungkan Pesan Damai Natal dan Tahun Baru untuk Sulut dan BMR

Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

Alarm Ketahanan Pangan Dibunyikan, Yusra Warning Alih Fungsi Lahan Sawah di Bolmong

22 Juni 2026
Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

19 Juni 2026
Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

12 Juni 2026
Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

9 Juni 2026
Polda Sulut Bawa Harapan, Roycke Langie dan Yusra Alhabsyi Pesan Jaga Lingkungan

Polda Sulut Bawa Harapan, Roycke Langie dan Yusra Alhabsyi Pesan Jaga Lingkungan

8 Juni 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection