• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Pemkab Bolmong All Out Redam Gejolak Harga, Wayan: Gelontorkan 7 Ton Beras SPHP ke Dumoga Raya

12 September 2025
A A
Pemkab Bolmong All Out Redam Gejolak Harga, Wayan: Gelontorkan 7 Ton Beras SPHP ke Dumoga Raya

Suasana GPM di salah satu titik di dataran Dumoga Raya. (Dok pribadi)

BagikanBagikan

NalarSulut— Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas pangan di tengah melambungnya harga beras.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Jumat (12/9/2025), Pemkab kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyalurkan 7 ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) khusus ke wilayah Dumoga Raya.

Kepala DKP Bolmong, I Wayan Mudiyasa, mengatakan distribusi beras SPHP ke Dumoga Raya bukan tanpa alasan.

Wilayah ini, katanya dikenal sebagai sentral produksi beras, namun justru ikut terdampak lonjakan harga di pasar tradisional.

“Dengan GPM ini, kami berharap harga beras bisa kembali stabil, sehingga masyarakat, baik petani maupun konsumen, sama-sama diuntungkan,” ujar Wayan saat dihubungi via WhatsApp.

Dalam pelaksanaannya, GPM kali ini membagi tiga tim untuk menyasar tujuh titik strategis, yakni Pasar Dumoga, Desa Trasmart, Desa Ponompiaan, Bumbungon, Toruakat, Desa Kanaan, dan Desa Serasi.

Selain upaya menahan gejolak harga, langkah ini juga menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, khususnya di daerah penghasil beras.

“Kami ingin pastikan beras SPHP benar-benar sampai di tangan masyarakat dengan harga terjangkau,” tambah Wayan.

Dengan strategi ini, Pemkab Bolmong berharap GPM tidak sekadar jadi program seremonial, melainkan solusi nyata dalam menyeimbangkan pasar. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Peletakan Batu Pertama BLK, Yusra-Don Buktikan Komitmen Siapkan Generasi Siap Kerja

Next Post

Regenerasi Kepemimpinan, Fando W. Abdul Terpilih Nahkodai Karang Taruna Tobayagan Selatan

Next Post
Regenerasi Kepemimpinan, Fando W. Abdul Terpilih Nahkodai Karang Taruna Tobayagan Selatan

Regenerasi Kepemimpinan, Fando W. Abdul Terpilih Nahkodai Karang Taruna Tobayagan Selatan

Yusra Alhabsyi Kumpulkan BPD Se-Bolmong, Misi Besar Kawal Dana Desa dan Aspirasi Rakyat

Alarm Ketahanan Pangan Dibunyikan, Yusra Warning Alih Fungsi Lahan Sawah di Bolmong

22 Juni 2026
Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

Alarm Bahaya dari Bolsel, Iskandar-Deddy Warning Keras Praktik Transaksi Tanah Adat dan Hak Ulayat

19 Juni 2026
DPRD Bolsel Ketok Palu LPj APBD 2025, Pengawasan Ketat Berbuah Prestasi Gemilang

DPRD Bolsel Ketok Palu LPj APBD 2025, Pengawasan Ketat Berbuah Prestasi Gemilang

17 Juni 2026
Iskandar Kamaru Gandeng UNIMMAN, Siapkan Revolusi SDM yang Akan Ubah Wajah Bolsel

Iskandar Kamaru Gandeng UNIMMAN, Siapkan Revolusi SDM yang Akan Ubah Wajah Bolsel

17 Juni 2026
Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

Cegah Konflik, Dony Lumenta Kawal Langsung Penyelesaian Tapal Batas Desa Toruakat-Kanaan

12 Juni 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection