NalarSulut—Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa kental di D’Talaga Resto, Kotamobagu, Minggu (3/4/2026). PT Altur Wisata Mulia tak sekadar menggelar Halal Bi Halal—momen ini menjelma jadi panggung silaturahmi lintas alumni jamaah umroh sekaligus ruang terbuka untuk evaluasi pelayanan.
Ratusan alumni dan calon jamaah berkumpul dalam satu ikatan ukhuwah islamiah yang kuat. Tawa, cerita perjalanan spiritual, hingga harapan ke depan menyatu dalam suasana yang akrab dan penuh makna.
Menariknya, hikmah Halal Bi Halal dibawakan oleh Dai Polri AIPTU Herdianto Mamonto, yang menyuntikkan nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan pentingnya menjaga silaturahmi dalam setiap langkah kehidupan.
Komisaris Utama PT Altur Wisata Mulia, Ahmad Nurhadi, tampil terbuka di hadapan para jamaah. Ia mengakui bahwa sebagai perusahaan jasa, kesempurnaan pelayanan adalah proses yang terus diperbaiki.
“Tidak ada pelayanan yang benar-benar sempurna. Karena itu, kami sangat membutuhkan masukan dari para jamaah untuk terus berbenah,” ujarnya.
Bukan sekadar seremoni, forum ini justru dimanfaatkan sebagai ruang dialog. Para jamaah diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, kritik, hingga saran demi peningkatan kualitas layanan ke depan.
“Kami menunggu masukan yang membangun. Dari sinilah kami bisa terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Sulut-Gorontalo, Henny R. Malopo, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para jamaah yang hadir. Hal senada disampaikan perwakilan Kotamobagu, Thelma Ololah, yang menyambut hangat seluruh peserta.
Momentum ini menegaskan bahwa bagi PT Altur Wisata Mulia, perjalanan umroh bukan hanya soal ibadah—tetapi juga tentang membangun hubungan jangka panjang, kepercayaan, dan pelayanan yang terus ditingkatkan.
Di tengah nuansa religius, satu pesan kuat mengemuka: silaturahmi dijaga, pelayanan diperbaiki, dan kepercayaan jamaah menjadi prioritas utama. (*)





