NalarSulut—Di bawah kepemimpinan Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menunjukkan sinyal kebangkitan ekonomi yang signifikan.
Data yang diperoleh, pertumbuhan ekonomi Bolmong pada triwulan III tahun 2025 mencapai 5,29 persen (year on year). Angka ini melonjak dibandingkan triwulan II yang berada di level 4,12 persen (yoy), menandakan tren positif yang kian menguat di wilayah Totabuan.
Momentum pertumbuhan ini semakin ditegaskan dalam perayaan “Gebyar 72 Tahun Kabupaten Bolaang Mongondow” yang dirangkaikan dengan syukuran satu tahun kepemimpinan Yusra–Dony. Puncak acara berlangsung meriah di Lapangan Kantor Bupati, Selasa (31/3/2026), dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Bupati Yusra menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tersebut bukan sekadar angka, melainkan fondasi awal untuk mendorong transformasi di berbagai sektor strategis.
“Pertumbuhan ekonomi Bolmong saat ini menunjukkan tren yang sangat signifikan. Ini akan kami jadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas pembangunan, terutama di sektor pendidikan,” ujar Yusra.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah tengah menyiapkan langkah besar, termasuk rencana pembangunan universitas serta perluasan fasilitas pendidikan dasar dan menengah guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Tak hanya itu, sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah, kata Yusra, berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan.
Di sisi lain, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi fokus utama. Pemkab Bolmong mendorong program pelatihan dan pembekalan keterampilan agar mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Generasi muda harus dipersiapkan agar siap masuk ke pasar kerja. Ini bagian dari strategi jangka panjang pembangunan daerah,” tambahnya.
Perayaan HUT ke-72 Bolmong sendiri berlangsung semarak dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna, mulai dari Halal Bi Halal 1 Syawal 1447 Hijriah hingga pembukaan Festival Literasi Daerah 2026. Agenda ini tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas literasi masyarakat.
Di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan pembangunan, capaian pertumbuhan ekonomi ini menjadi indikator penting bahwa arah kebijakan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil.
Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Yusra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung pembangunan, termasuk pengembangan ibu kota kabupaten sebagai pusat pertumbuhan baru.
Dengan tren ekonomi yang terus menguat, Bolmong kini mengirim pesan tegas: daerah ini tidak hanya bertahan, tetapi mulai melaju menuju fase pertumbuhan yang lebih agresif dan berkelanjutan. (*)





