• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Maret 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

BBM Rakyat Dijarah? Skandal Solar Subsidi di SPBU Soguo Bolsel Terkuak

1 Maret 2026
A A
BBM Rakyat Dijarah? Skandal Solar Subsidi di SPBU Soguo Bolsel Terkuak

Tampak SPBU Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolsel. (Tim NalarSulut.id)

BagikanBagikan

NalarSulut — Dugaan praktik penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi kembali mengguncang publik Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kali ini, sorotan tajam mengarah ke SPBU di Desa Soguo, Kecamatan Bolaang Uki.

SPBU tersebut diduga menyalurkan Solar subsidi bukan kepada kelompok yang berhak, melainkan ke jaringan penampung yang kemudian mendistribusikannya ke aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Bolsel.

Solar Rp6.800 “Berubah” Jadi Rp9.500?

Sejumlah sumber di sekitar lokasi menyebutkan, Solar subsidi yang seharusnya dijual sesuai harga resmi Rp6.800 per liter, justru dilepas hingga Rp9.500 per liter kepada pembeli tertentu.

“Biasanya mereka yang antar ke pembeli. Harganya jadi Rp9.500 per liter,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Jika benar terjadi, selisih Rp2.700 per liter dari ribuan liter distribusi per hari berpotensi menghasilkan keuntungan fantastis. Praktik ini diduga bukan kejadian sesaat, melainkan telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu.

Tak hanya Solar, dugaan serupa juga mencuat pada distribusi Pertalite. BBM tersebut disebut dijual secara kanvas ke wilayah lain seperti Pinolosian, dengan harga lebih dari Rp11 ribu per liter.

Pengambilan BBM disebut kerap dilakukan di atas pukul 22.00 WITA.

“Biasanya di atas jam 10 malam pengambilannya,” ungkap sumber lain.

Aktivitas malam hari ini memunculkan kecurigaan adanya pola sistematis untuk menghindari pengawasan publik.

Ironisnya, di tengah dugaan “permainan” ini, masyarakat kecil justru menjadi pihak yang dirugikan. Warga mengaku kerap kesulitan mendapatkan Solar subsidi karena stok cepat habis.

Seorang nelayan asal Desa Sondana mengaku beberapa kali gagal memperoleh Solar untuk melaut.

“Kadang Solar sudah habis saat kami datang. Padahal kami sangat butuh untuk melaut. Sementara ada yang bisa ambil pakai jerigen sampai ribuan liter,” keluhnya.

Kelompok yang menjadi sasaran utama BBM subsidi itu seperti, nelayan, sopir angkutan barang, dan petani terancam kehilangan haknya akibat dugaan praktik ini.

Jika dugaan ini terbukti, praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran etika distribusi, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak pengelola SPBU di Desa Soguo belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk mengusut tuntas dugaan skandal BBM subsidi ini. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

PDAM Bolmong Rayakan HUT Penuh Berkah, Yusra–Dony Serukan Lompatan Besar Pelayanan Air Bersih

BBM Rakyat Dijarah? Skandal Solar Subsidi di SPBU Soguo Bolsel Terkuak

BBM Rakyat Dijarah? Skandal Solar Subsidi di SPBU Soguo Bolsel Terkuak

1 Maret 2026
PDAM Bolmong Rayakan HUT Penuh Berkah, Yusra–Dony Serukan Lompatan Besar Pelayanan Air Bersih

PDAM Bolmong Rayakan HUT Penuh Berkah, Yusra–Dony Serukan Lompatan Besar Pelayanan Air Bersih

28 Februari 2026
Putri Gona Nender Bikin Kejutan! Mocna Beauty Gandeng Citra Kirana, Cantikmu Kini Bernilai Amal

Putri Gona Nender Bikin Kejutan! Mocna Beauty Gandeng Citra Kirana, Cantikmu Kini Bernilai Amal

26 Februari 2026
Luka Bencana, Bolsel Bangkitkan Harapan: Iskandar–Deddy Jamin Pendidikan Anak Penyintas Gunung Ruang

Luka Bencana, Bolsel Bangkitkan Harapan: Iskandar–Deddy Jamin Pendidikan Anak Penyintas Gunung Ruang

23 Februari 2026
RKPD 2027 Dipanaskan, Dony Lumenta Warning SKPD: Jangan Main Formalitas, Rakyat Butuh Dampak Nyata

RKPD 2027 Dipanaskan, Dony Lumenta Warning SKPD: Jangan Main Formalitas, Rakyat Butuh Dampak Nyata

23 Februari 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection