NalarSulut—Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) dengan agenda utama di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Kamis (8/1/2024). Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Kejari Kotamobagu Saptono, bersama seluruh jajaran.
Sebelum tiba di kantor induk Kejari Kotamobagu, Kajati Sulut terlebih dahulu meninjau Kantor Cabang Kejari Kotamobagu di Dumoga. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana prasarana serta pelaksanaan tugas kejaksaan di wilayah cabang.
Namun, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Di hadapan seluruh pegawai Kejari Kotamobagu dan Cabjari Dumoga, Kajati Sulut memberikan pengarahan yang sarat dengan pesan evaluasi, pembinaan, dan penguatan kinerja penegakan hukum di daerah.
“Sudah memasuki bulan ketiga saya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, dan baru bulan ini saya bisa melakukan kunjungan langsung ke Kejari Kotamobagu,” ujar Jacob Pattipeilohy.
Ia menegaskan, tujuan utama kunjungan kerja ini adalah untuk melihat dan memahami secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi Kejari Kotamobagu, baik yang berkaitan dengan tugas penegakan hukum maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Saya ingin mengetahui secara langsung bagaimana kinerja yang sudah berjalan, apa saja kendala yang dihadapi, dan apa yang perlu dibenahi ke depan,” tegasnya.
Kajati Sulut menekankan pentingnya evaluasi kinerja menyeluruh sebagai fondasi membangun sistem kerja kejaksaan yang lebih efektif, profesional, dan berintegritas. Evaluasi tersebut mencakup seluruh bidang tugas, mulai dari pidana umum, pidana khusus, intelijen, perdata dan tata usaha negara (Datun), hingga fungsi pelayanan hukum kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Jacob Pattipeilohy juga menyampaikan adanya sejumlah program baru Kejaksaan Tinggi Sulut yang harus diperkuat dan diimplementasikan secara maksimal di seluruh satuan kerja, termasuk Kejari Kotamobagu.
“Kami memiliki program-program baru yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, baik dalam pelayanan hukum kepada masyarakat maupun dalam penanganan perkara pidana umum, pidana khusus, pendampingan hukum, perdata, dan fungsi lainnya,” jelasnya.
Tak hanya soal penegakan hukum, Kajati Sulut turut menyoroti indikator kinerja kejaksaan yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyerapan anggaran, khususnya pada sektor infrastruktur seperti pembangunan jalan, serta peningkatan produktivitas aparatur kejaksaan.
“Saya berharap indikator-indikator kinerja terus meningkat, termasuk penyerapan anggaran dan produktivitas aparatur. Ini penting agar kehadiran kejaksaan benar-benar memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tandasnya.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi internal, pembinaan, serta penguatan komitmen seluruh jajaran Kejari Kotamobagu agar senantiasa bekerja berdasarkan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejari Kotamobagu Saptono, Kasi Datun Mariska Jennifer Sarah Kandou, Kasi Intel Julian Charles Rotinsulu, Kasi Pidsus Chairul Firdaus Mokoginta, Kasi Pidum Ariel Denny Pasangkin, Kacabjari Dumoga Prima Poluakan, serta seluruh pejabat struktural, pegawai, dan staf Kejaksaan Negeri Kotamobagu. (*)







