NalarSulut—Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kian memantapkan langkah menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan tinggi di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Komitmen itu mengemuka saat Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, bersama Wakil Bupati Dony Lumenta menerima kunjungan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Prof. Dr. Ahmf Rajafi, M.H.I., di rumah dinas Bupati, Desa Lalow, Kecamatan Lolak, Selasa (6/1/2026).
Pertemuan tersebut secara khusus membahas tindak lanjut arahan Menteri Agama Republik Indonesia terkait pembangunan Kampus III IAIN Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow, sekaligus rencana strategis penambahan Fakultas Kesehatan sebagai fakultas unggulan baru.
Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolmong menyambut positif dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Menurutnya, kehadiran Fakultas Kesehatan akan menjadi lompatan besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal, sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.
“Pemerintah daerah mendukung penuh rencana penambahan Fakultas Kesehatan di Kampus III IAIN Kabupaten Bolaang Mongondow. Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan,” ujar Yusra.
Ia menambahkan, pembangunan Kampus III IAIN Manado di Bolmong bukan hanya soal infrastruktur pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Rektor IAIN Manado Prof. Dr. Ahmf Rajafi menjelaskan bahwa penambahan Fakultas Kesehatan merupakan bagian dari arahan langsung Menteri Agama RI dalam rangka pengembangan kelembagaan dan perluasan akses pendidikan tinggi keagamaan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Insya Allah, Kampus III IAIN Manado di Bolmong akan memiliki Fakultas Kesehatan. Saat ini direncanakan tiga program studi, yaitu Farmasi, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat,” ungkap Prof. Rajafi.
Prof. Rajafi juga mengungkapkan target pembangunan Kampus III IAIN Manado agar segera menunjukkan progres nyata. Pada tahun 2026, pembangunan fisik diharapkan mulai berjalan, sementara kegiatan akademik ditargetkan dapat dimulai pada 2027, sepanjang tidak ada kendala berarti.
“Ini menjadi ikhtiar bersama antara pemerintah pusat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang merata dan berkualitas di daerah,” jelasnya.
Dengan rencana tersebut, pembangunan Kampus III IAIN Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow diyakini akan memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan daerah, sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda Bolmong untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah. (*)







