NalarSulut—Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait banjir yang kerap melanda Desa Diat, Kecamatan Lolak. Bupati Yusra Alhabsyi turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna meninjau titik yang diduga menjadi penyebab utama genangan air, Rabu (11/3/2026).
Kunjungan tersebut merupakan langkah cepat pemerintah daerah setelah menerima laporan dari warga yang resah karena air sering meluap dan menggenangi permukiman setiap kali hujan deras mengguyur wilayah itu.
Dalam peninjauan lapangan, Bupati Yusra tidak sendiri. Ia didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Camat Lolak, Kepala Desa Diat, serta beberapa perwakilan masyarakat setempat.
Bongkar Titik Penyebab Banjir
Di lokasi, rombongan pemerintah daerah melakukan pengecekan langsung pada jalur aliran air dan sistem drainase yang diduga tidak mampu menampung debit air saat curah hujan meningkat.
Bupati Yusra terlihat berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan keluhan serta mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi yang mereka hadapi setiap musim hujan.
Langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah dapat memetakan persoalan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan teknis terkait penanganan banjir di wilayah tersebut.
Pemerintah Siapkan Langkah Penanganan
Melalui hasil peninjauan ini, pemerintah daerah bersama instansi teknis diharapkan dapat segera mengeksekusi langkah penanganan yang tepat.
Beberapa opsi penanganan yang akan dipertimbangkan antara lain normalisasi saluran air, perbaikan drainase, hingga pembangunan infrastruktur penahan air guna mengantisipasi meluapnya debit air saat hujan deras.
Kehadiran langsung Bupati di lokasi banjir menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dalam merespons setiap keluhan masyarakat.
Dengan langkah cepat tersebut, pemerintah berharap persoalan banjir di Desa Diat dapat segera diatasi sehingga warga tidak lagi dihantui kekhawatiran setiap kali musim penghujan tiba. (*)






