NalarSulut—Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yusra Alhabsyi kembali menunjukkan komitmennya menjaga martabat dan jati diri daerah dengan turun langsung meninjau Anjungan Pemerintah Kabupaten Bolmong di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (4/2/2025).
Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, Anjungan Bolmong berdiri sebagai wajah budaya dan kebesaran masyarakat Mongondow. Karena itulah, Yusra memastikan langsung bahwa aset strategis tersebut tetap terawat, fungsional, dan mampu menjadi etalase kebanggaan daerah di tingkat nasional.
“Anjungan ini bukan sekadar bangunan, ini simbol jati diri orang Mongondow. Di sinilah adat, tradisi, dan nilai luhur kita diperkenalkan kepada Indonesia,” tegas Yusra saat peninjauan.
Dari Kayu dan Ornamen, Tersimpan Sejarah dan Martabat
Yusra mengamati setiap detail arsitektur dan ornamen Anjungan Bolmong yang merepresentasikan sejarah serta kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Ia menegaskan, bangunan ini bukan hanya ruang pamer, tetapi penjaga ingatan kolektif masyarakat Bolmong.
Menurutnya, jika anjungan terawat dan hidup, maka budaya Bolmong akan terus berbicara kepada generasi sekarang dan yang akan datang.
“Ini harus kita rawat bersama. Ini adalah warisan budaya dan aset strategis daerah,” ujarnya.
Lebih dari sekadar simbol, Yusra menargetkan Anjungan Bolmong menjadi ruang edukasi budaya, terutama bagi generasi muda, sekaligus menjadi alat diplomasi kultural di tingkat nasional.
Dengan jutaan pengunjung TMII setiap tahunnya, Anjungan Bolmong memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan kekayaan adat dan tradisi Bolaang Mongondow kepada masyarakat luas.
“Kita ingin Bolmong dikenal bukan hanya karena wilayahnya, tetapi karena kekayaan budayanya,” tambah Yusra.
Langkah Bupati Yusra ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang menempatkan pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Dengan menjaga “wajah Bolmong” di Jakarta, Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa Bolmong siap melangkah maju tanpa meninggalkan akar budayanya. (*)







