NalarSulut — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai “memanaskan mesin” pembangunan 2027. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Bolmong menggelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, di pelataran lantai I Kantor Bupati, Lolak, Senin (23/02/2026).
Forum ini bukan sekadar tahapan administratif. Tahun 2027 menjadi tahun ketiga masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, sehingga dokumen perencanaan tersebut dinilai krusial untuk memastikan arah pembangunan tetap selaras dengan visi dan misi kepala daerah.
Kepala Bappeda Bolmong, Mutu Bulan Mokoginta, menegaskan forum konsultasi publik menjadi ruang strategis untuk menyempurnakan dokumen perencanaan agar benar-benar komprehensif dan tepat sasaran.
“Pelaksanaan forum ini dalam rangka menyempurnakan rancangan awal RKPD tahun 2027. Karena itu, dibutuhkan masukan dan saran dari semua pihak agar dokumen ini benar-benar matang,” ujarnya.
Dony Lumenta: Jangan Sekadar Seremonial
Sorotan tajam datang dari Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa forum konsultasi publik tidak boleh menjadi agenda tahunan yang kehilangan makna.
“Forum ini memang rutin setiap tahun, tetapi jangan hanya menjadi formalitas. Perencanaan program harus semakin matang dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi daerah,” tegasnya.
Dony bahkan menyinggung masih adanya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum maksimal memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), terutama saat musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan.
“Kita masih menemukan dalam forum musrenbang kecamatan, ada SKPD yang belum memahami tupoksi dengan baik. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal tegas bahwa evaluasi internal birokrasi menjadi bagian penting dalam memastikan efektivitas program pembangunan.
Fokus: Stunting Turun, Ekonomi Naik, Infrastruktur Jalan Terus
Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa seluruh program harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia menargetkan penurunan angka stunting secara signifikan, pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan, jembatan, dan jaringan irigasi — meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Melalui forum ini, mari kita pastikan setiap program yang dihadirkan benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Forum konsultasi publik tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Bolmong, perwakilan Polres Bolaang Mongondow, Kodim 1303 Bolaang Mongondow, Kepala BPS, para asisten, kepala OPD, camat, hingga ASN di lingkungan Pemkab Bolmong.
Dengan dimulainya tahapan RKPD 2027 ini, Pemkab Bolmong menunjukkan komitmen untuk tidak sekadar menyusun dokumen perencanaan, tetapi memastikan arah pembangunan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat dan berdampak nyata bagi daerah. (*)





