NalarSulut — Posisi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam percaturan ekonomi regional kembali diperkuat. Bupati H. Iskandar Kamaru, tampil langsung di forum paling bergengsi para pemegang saham PT Bank SulutGo (BSG), dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Kantor Pusat BSG, Manado, Selasa (10/2/2026).
Forum strategis ini menjadi panggung penentuan arah masa depan Bank SulutGo, lembaga keuangan daerah yang menjadi urat nadi pembiayaan pembangunan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. Hadir dalam rapat tertutup tersebut para pengambil keputusan tertinggi, mulai dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, para kepala daerah se-SulutGo, hingga pemegang saham pengendali PT Corpora.
Di tengah rapat yang membahas evaluasi kinerja 2025 sekaligus peta besar kebijakan 2026, kehadiran Bupati Iskandar menjadi sinyal kuat bahwa Bolsel tidak sekadar sebagai pemilik saham, tetapi juga sebagai daerah yang ingin ikut mengarahkan masa depan bank daerah.
RUPS Tahunan menyoroti performa keuangan dan operasional PT BSG sepanjang Tahun Buku 2025, sementara RUPSLB 2026 menjadi arena krusial untuk menilai kepemimpinan manajemen serta menetapkan strategi baru perseroan menghadapi dinamika ekonomi regional.
Bupati Iskandar secara tegas menegaskan bahwa keterlibatan Pemkab Bolsel di forum tersebut merupakan bentuk komitmen politik dan ekonomi dalam memperkuat peran BSG sebagai motor pembangunan daerah.
“Keikutsertaan kami bukan sekadar formalitas pemegang saham, tetapi bentuk dukungan nyata agar Bank SulutGo terus dikelola secara profesional, transparan, dan mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Iskandar.
Orang nomor satu di Bolsel itu juga memberikan apresiasi atas kinerja BSG selama 2025 yang dinilainya cukup solid di tengah tekanan ekonomi nasional dan global. Ia berharap pada 2026, Bank SulutGo semakin agresif namun tetap sehat dalam mendorong pembiayaan sektor-sektor produktif daerah.
“Kami berharap Bank SulutGo terus tumbuh secara sehat dan profesional, serta mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bolaang Mongondow Selatan, khususnya dalam mendorong UMKM, sektor ekonomi lokal, dan peningkatan pendapatan daerah,” ujar Iskandar.
RUPS dan RUPSLB ini menjadi momentum strategis, bukan hanya bagi PT BSG, tetapi juga bagi daerah-daerah pemilik saham seperti Bolsel. Sebab dari ruang-ruang rapat inilah ditentukan ke mana arah kredit, investasi, dan kebijakan keuangan regional akan digerakkan.
Dan di meja besar itu, Iskandar memastikan: Bolsel tidak hanya hadir, tetapi ikut menentukan arah. (Infotorial)






