NalarSulut – Terpilihnya kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Utara periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi konsolidasi dan kebangkitan PKB di Bumi Nyiur Melambai.
Kepengurusan baru tersebut secara resmi dipimpin oleh Yusra Alhabsyi sebagai Ketua, Sarhan Antili sebagai Sekretaris, dan Muliadi Paputungan sebagai Bendahara, sebuah komposisi yang dinilai mencerminkan kekuatan struktural dan basis massa PKB di Sulawesi Utara.
Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dari Fraksi PKB, Amri Modeong, menyampaikan apresiasi dan optimisme besar atas terbentuknya kepengurusan DPW PKB Sulut yang baru tersebut.
Menurut Amri, terpilihnya Yusra Alhabsyi sebagai Ketua DPW merupakan pilihan strategis yang tepat, mengingat rekam jejak dan kapasitas kepemimpinannya yang kuat di tingkat daerah maupun partai.
“PKB Sulut hari ini memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan sahabat Yusra Alhabsyi yang didampingi Sarhan Antili dan Muliadi Paputungan, kami yakin PKB akan semakin solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan politik lima tahun ke depan,” ujar Amri, Minggu (25/1/2026).
Amri menilai komposisi kepengurusan tersebut mencerminkan sinergi antara kekuatan politik, struktur organisasi, dan pengalaman lapangan, sehingga mampu mendorong PKB menjadi partai yang lebih kuat dan berpengaruh di Sulawesi Utara.
“Ini bukan sekadar formasi kepengurusan, tapi simbol kesiapan PKB untuk naik kelas. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperluas basis dukungan, memperkuat kaderisasi, dan memenangkan agenda-agenda politik PKB di Sulut,” tegasnya.
Sebagai kader PKB di tingkat kabupaten, Amri menegaskan bahwa seluruh struktur di daerah, termasuk di Bolaang Mongondow, siap mengawal dan mengamankan kebijakan strategis DPW demi kemajuan partai.
“Kami di daerah siap bersinergi. Kepemimpinan DPW yang baru ini harus menjadi energi baru bagi seluruh DPC dan kader di akar rumput,” tambahnya.
Amri juga berharap kepengurusan DPW PKB Sulut periode 2026–2031 mampu membawa PKB tampil sebagai kekuatan politik yang konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat, khususnya masyarakat kecil, petani, nelayan, dan kaum santri.
“PKB lahir dari rahim rakyat dan harus terus berdiri bersama rakyat. Dengan kepengurusan baru ini, saya yakin PKB Sulut akan semakin kuat, berani, dan berpihak pada kepentingan umat dan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan komposisi kepemimpinan Yusra Alhabsyi, Sarhan Antili, dan Muliadi Paputungan, PKB Sulawesi Utara kini bersiap menatap agenda politik besar menuju Pemilu dan Pilkada mendatang dengan semangat konsolidasi dan kemenangan. (*)







