NalarSulut—Upaya Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mempercepat pembangunan dan konektivitas wilayah kembali menunjukkan hasil konkret.
Melalui Wakil Bupati Dony Lumenta, Pemkab Bolmong resmi menerima hibah aset infrastruktur strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang menjadi kunci penguatan akses ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Penandatanganan Berita Acara dan Naskah Perjanjian Hibah Barang Milik Negara (BMN) dilakukan di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Kamis (29/1/2026), sebagai tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Hibah ini bukan sekadar seremonial administrasi. Dengan peralihan status aset, Pemkab Bolmong kini memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pemeliharaan, peningkatan kualitas, serta pengembangan jalan-jalan yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Dengan diserahkannya aset jalan ini, Pemkab Bolmong bisa bergerak lebih cepat dan leluasa. Ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, membuka akses ke sentra ekonomi, serta mendorong pertumbuhan wilayah,” tegas Wakil Bupati Dony Lumenta.
Tiga ruas jalan yang dihibahkan memiliki nilai strategis tinggi bagi pergerakan orang dan barang di Bolmong, yakni:
- Ruas Jalan Irigasi dan Peningkatan Jalan Werdhi Agung Utara 1 – Werdhi Agung Selatan
- Ruas Jalan Irigasi dan Jaringan Jalan Werdhi Agung Utara – Werdhi Agung
- Ruas Jalan Akses Masuk Bandara Lolak

Usai penandatanganan berita acara Wakil Bupati Bolmong Dony Lumenta (kiri) di kantor BPJN Sulut. (Prokopim Bolmong)
Khusus ruas akses Bandara Lolak, aset ini dinilai menjadi tulang punggung konektivitas Bolmong dengan kawasan regional dan nasional, sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan pariwisata.
Dony menegaskan, Pemkab Bolmong akan mengelola seluruh aset tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Penandatanganan hibah ini juga memperkuat tertib administrasi pengelolaan BMN dan BMD sebagaimana diatur dalam PP Nomor 27 Tahun 2014 dan Inpres Nomor 3 Tahun 2023 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi Kepala Dinas PUPR, Kepala Bidang Bina Marga, serta Kepala Bidang Aset BKD Bolmong, menandakan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan transisi aset berjalan lancar dan berdampak nyata.
Dengan resmi menjadi aset daerah, tiga ruas jalan ini kini berada di bawah kendali penuh Pemkab Bolmong—membuka jalan bagi percepatan pembangunan, kemudahan mobilitas, dan tumbuhnya denyut ekonomi masyarakat. (*)







