• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Jum’at Bersih dan Cara Sederhana Merawat Masjid di Bongkudai

17 Januari 2026
A A
Jum’at Bersih dan Cara Sederhana Merawat Masjid di Bongkudai

Jum’at Bersih dan Cara Sederhana Merawat Masjid di Bongkudai. (Kolase foto Rinaldi Potabuga/nalarsulut.id)

BagikanBagikan

NalarSulut—Masjid sering kita sebut sebagai pusat kehidupan umat. Tapi dalam praktiknya, tak jarang masjid hanya ramai pada waktu-waktu tertentu—lalu kembali sepi, bahkan terabaikan.

Padahal, merawat masjid tidak selalu membutuhkan program besar atau anggaran rumit. Kadang, cukup dengan sapu, pel, dan kemauan untuk turun tangan bersama.

Itulah yang saya lihat dan alami dalam kegiatan Jum’at Bersih di Masjid Al-Ikhlas Desa Bongkudai. Tidak ada seremoni ataupun euforia. Hanya beberapa mahasiswa KKD dan remaja masjid yang berkumpul sejak pagi, membersihkan masjid sebelum shalat Jumat dilaksanakan.

Kegiatannya sederhana. Menyapu lantai, mengepel ruang utama, membersihkan tempat wudhu, merapikan halaman. Namun justru dalam kesederhanaan itu terasa sesuatu yang penting: rasa memiliki. Masjid tidak diperlakukan sebagai “milik pengurus”, tapi sebagai ruang bersama yang layak dijaga.

Bagi kami, mahasiswa KKD, Jum’at Bersih bukan sekadar menggugurkan program kerja. Ia menjadi cara paling jujur untuk belajar tentang pengabdian. Tidak ada jarak antara mahasiswa dan masyarakat. Kami bekerja bersama, berkeringat bersama, dan tertawa di sela-sela pekerjaan. Dari situ, hubungan sosial terbangun secara alami—tanpa perlu banyak kata.

Remaja masjid pun mengambil peran penting. Mereka tidak hanya hadir, tetapi aktif. Ada yang membersihkan teras, ada yang mengurus halaman, ada yang memastikan perlengkapan ibadah kembali rapi. Dari wajah mereka terlihat bahwa masjid bukan sekadar tempat singgah, melainkan bagian dari identitas mereka.

Yang menarik, kegiatan ini pelan-pelan mengubah suasana masjid. Tidak hanya lebih bersih secara fisik, tetapi juga lebih hidup. Jamaah merasa nyaman. Interaksi antarwarga terasa lebih dekat. Masjid kembali menjadi ruang yang ramah, bukan hanya sakral.

Jum’at Bersih mengajarkan satu hal penting: memakmurkan masjid tidak selalu dimulai dari mimbar, tetapi dari tindakan kecil yang dilakukan bersama-sama. Dari kebiasaan membersihkan, tumbuh nilai gotong royong. Dari kerja bersama, lahir rasa tanggung jawab sosial.

Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti ketika masa KKD selesai. Ia bisa menjadi kebiasaan, bahkan budaya. Karena masjid yang terawat bukan hanya hasil kerja fisik, tetapi buah dari kesadaran kolektif umatnya.

Dan mungkin, dari sapu dan pel di setiap Jumat pagi itulah, kita belajar kembali arti kebersamaan yang selama ini perlahan memudar. (*)

Oleh: Muhammad Julianto Sumanta (Mahasiswa Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Kotamobagu)

Komentar Facebook
Previous Post

Iskandar-Deddy Cetak Babak Baru Kebangkitan Ekonomi Bolsel, Dorong Investasi Lokal

Next Post

POKJA I KKD Desa Bongkudai Induk Petakan Program Pengabdian Lewat Musyawarah Bersama Pemdes

Next Post
POKJA I KKD Desa Bongkudai Induk Petakan Program Pengabdian Lewat Musyawarah Bersama Pemdes

POKJA I KKD Desa Bongkudai Induk Petakan Program Pengabdian Lewat Musyawarah Bersama Pemdes

Dari Tambang ke Hutan Harapan: Iskandar-Yusra dan Kajati Sulut Kobarkan Revolusi Hijau di Pusian

Dari Tambang ke Hutan Harapan: Iskandar-Yusra dan Kajati Sulut Kobarkan Revolusi Hijau di Pusian

6 Februari 2026
Tak Bisa Diperpanjang, Yulius Selvanus Tunjuk Denny Mangala Gantikan Tahlis sebagai Plh Sekprov Sulut

Tak Bisa Diperpanjang, Yulius Selvanus Tunjuk Denny Mangala Gantikan Tahlis sebagai Plh Sekprov Sulut

5 Februari 2026
Yusra Alhabsyi Jaga Marwah Bolmong di Ibu Kota, Anjungan TMII Jadi Benteng Identitas Daerah

Yusra Alhabsyi Jaga Marwah Bolmong di Ibu Kota, Anjungan TMII Jadi Benteng Identitas Daerah

4 Februari 2026
Iskandar–Deddy Gebrak Bolsel, Seruan Prabowo Disulap Jadi Gerakan Rakyat Bersihkan Daerah

Iskandar–Deddy Gebrak Bolsel, Seruan Prabowo Disulap Jadi Gerakan Rakyat Bersihkan Daerah

4 Februari 2026
Yusra Alhabsyi Gaspol di Rakornas 2026, Bolmong Siap Mengawal Agenda Besar Presiden

Yusra Alhabsyi Gaspol di Rakornas 2026, Bolmong Siap Mengawal Agenda Besar Presiden

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection