NalarSulut—Komitmen Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja kembali ditegaskan.
Pada Apel Kerja Perdana Tahun 2026, Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru, mengumumkan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan meningkat signifikan, mencapai tambahan 3.000 orang.
Dengan penambahan tersebut, total pekerja rentan yang kini terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan di Bolsel telah mencapai kurang lebih 18.000 orang.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Iskandar saat memimpin apel yang digelar di Alun-alun Molibagu, Senin (5/1/2026), disaksikan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, unsur Forkopimda, perwakilan BPJS Kesehatan, serta jajaran ASN Pemkab Bolsel.
Bupati Iskandar menekankan bahwa tantangan pemerintahan ke depan menuntut perubahan pola kerja yang adaptif, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat, kinerja, dan komitmen kita. Justru di tengah keterbatasan, kita dituntut bekerja lebih cerdas, lebih tertib, dan lebih bertanggung jawab,” tegas top eksekutif ini.
Menurut Iskandar, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada keadilan dan perlindungan kelompok rentan.
“Pekerja rentan adalah kelompok yang paling rawan terhadap risiko kerja dan sosial. Negara dan pemerintah daerah wajib hadir memberi rasa aman. Peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini adalah wujud kehadiran itu,” tegas Iskandar Kamaru.
Iskandar juga menegaskan bahwa ke depan Pemkab Bolsel akan terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan seiring dengan penguatan sektor ekonomi lokal.
“Pembangunan tidak boleh meninggalkan siapa pun. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan jaminan perlindungan bagi mereka yang bekerja di sektor informal dan rentan,” ujarnya.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Bolsel berharap pekerja rentan tidak lagi bekerja dalam bayang-bayang risiko tanpa perlindungan, melainkan memiliki jaminan keselamatan kerja dan perlindungan sosial sebagai bagian dari hak dasar warga negara.
Salah satu warga Desa Sondana, mengapresiasi program pemerintah yang dicanangkan Bupati Bolsel H. Iskandar Kamaru dan Wabup Deddy Abdul Hamid.
“Kami patut syukuri, di tengah efisiensi anggaran. Pasangan Iskandar-Deddy, menambah kuota BPJS ketenagakerjaan,” beber Rafli Gonibala.
Ditambahkannya, dia berharap tahun ini dirinya bisa tercover BPJS ketenagakerjaan.
“Saya bekerja sebagai petani, tetapi sering juga menjadi nelayan. Ini untuk menambah ekonomi keluarga. Ayah mertua saya juga telah tercover BPJS ketenagakerjaan,” harapnya. (*)







