NalarSulut—Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu menutup penghujung tahun 2025 dengan catatan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen kampus tersebut resmi dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Kementerian Agama RI Tahun 2025, sebagaimana diumumkan melalui Aplikasi Sertifikasi Dosen pada 29 Desember 2025.
Kelulusan ini menjadi penegasan atas kualitas sumber daya manusia IAIM Kotamobagu, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang terus berbenah dan berorientasi pada mutu akademik.
Proses sertifikasi ditempuh melalui tahapan ketat dan berjenjang. Diawali dengan penarikan data dosen melalui sistem SISTER oleh KOPERTAIS Wilayah VIII, para dosen kemudian mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) yang diselenggarakan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 21–30 Juli 2025.
Tahapan selanjutnya adalah penetapan peserta melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 9194 Tahun 2025 tentang peserta dan jadwal Sertifikasi Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Proses penilaian dan monitoring dilakukan secara intensif pada 11 November hingga 11 Desember 2025, sebelum akhirnya diumumkan dosen yang dinyatakan lulus.
Rektor IAIM Kotamobagu, Prof. Dr. Evra Willya, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa sertifikasi dosen bukan sekadar administratif, tetapi merupakan pengakuan negara atas profesionalisme dan integritas akademik dosen.
“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen para dosen IAIM Kotamobagu dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sertifikasi ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Evra.
Lebih lanjut, pihak kampus berharap para dosen yang telah tersertifikasi dapat menjadi motor penggerak peningkatan mutu akademik, sekaligus berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
“Semoga capaian ini membawa keberkahan, memperkuat kinerja profesional dosen, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta dunia pendidikan,” pungkasnya.
Prestasi ini sekaligus menandai komitmen IAIM Kotamobagu untuk terus melahirkan pendidik profesional dan berdaya saing nasional, seiring dengan visi kampus dalam membangun pendidikan Islam yang unggul dan berkemajuan. (*)
Peliput: Rinaldi Potabuga







