• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Heboh Dana HGN, Disdik Bolmong Luruskan Isu Pungli, Bantah Pencatutan Nama Bupati

15 November 2025
A A
Heboh Dana HGN, Disdik Bolmong Luruskan Isu Pungli, Bantah Pencatutan Nama Bupati

Tampak kantor Dinas Pendidikan Bolmong. (Dok pribadi)

BagikanBagikan

NalarSulut —Di tengah ramainya isu dugaan pungutan liar (pungli) menjelang perayaan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) akhirnya angkat bicara dan meluruskan polemik yang berkembang.

Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Bolmong, Hance Mokodompit, memastikan bahwa pengumpulan dana Rp100 ribu dari sekolah bukanlah pungutan kepada guru atau siswa, melainkan partisipasi sukarela yang telah disepakati dalam rapat resmi bersama para koordinator wilayah (korwil).

“Itu partisipasi setiap sekolah, bukan pungutan kepada guru, honor, atau siswa. Tidak ada paksaan sama sekali. Bahkan masih ada sekolah yang belum menyetor dan kami tidak mempersoalkan,” tegas Hance, Jumat (14/11/2025).

Ia juga menepis isu miring yang menyebut bahwa dana tersebut terkait kepentingan pribadi atau bahkan dikaitkan dengan nama Bupati Bolmong.

“Isu yang mencatut nama Bupati itu tidak benar. Dana ini sepenuhnya untuk kegiatan HGN, termasuk mendukung agenda guru berprestasi,” tambahnya.

Korwil Bilalang: Inisiatif Rapat, Bukan Perintah Atasan

Hal senada disampaikan Koordinator Wilayah Bilalang sekaligus Ketua Panitia HGN Bolmong, Murdani Mokodongan.

Ia menegaskan bahwa tidak ada instruksi dari Plt. Kadis Pendidikan maupun Bupati terkait pengumpulan dana tersebut.

“Itu murni inisiatif yang dibahas dalam rapat Korwil dan Kabid GTK, disepakati bersama kepala sekolah tanpa paksaan. Karna ini hajatan tahunan guru, waktunya hanya sekali dalam setahun,” jelas Murdani.

Ia juga mempertegas bahwa besaran dana adalah Rp100 ribu per sekolah, bukan Rp150 ribu seperti isu yang beredar.

Menurut Murdani, seluruh dana digunakan untuk kebutuhan kegiatan HGN, mulai dari sewa kanopi, panggung, sound system, meja, kursi, konsumsi tamu, spanduk, backdrop, MC, hingga hadiah dan piagam penghargaan untuk guru berprestasi serta pemenang lomba line dance.

“Semuanya dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, sebelumnya saya sudah sarankan untuk membuat LPJ sebagai bentuk transparansi,” ungkapnya.

Isu ini sebelumnya mendapat respon keras dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bolmong.

Ketua PDPM, Fendi Tulusa, menyayangkan adanya informasi yang menyebut pungutan mengatasnamakan Bupati.

“Saya sangat kecewa. Kepemimpinan Yusra–Don sedang fokus membangun dan menata birokrasi, kok malah dirusak oleh oknum ASN yang tidak bertanggung jawab,” tegas Fendi.

Ia meminta Bupati melakukan evaluasi menyeluruh di setiap SKPD.

“Bupati dan Wakil Bupati harus melakukan bersih-bersih birokrasi. Jangan sampai semangat membangun Bolmong justru terhambat oleh oknum ASN yang bertindak semaunya,” pungkasnya.

Isu Mulai Terang: Siap Buka LPJ, Publik Diminta Tenang

Dengan klarifikasi resmi dari Dinas Pendidikan, polemik pungutan Rp100 ribu ini mulai menemukan titik terang. Dana tersebut disebut bukan pungli, tidak menyasar guru atau siswa, dan telah disepakati melalui rapat internal sebagai bentuk partisipasi sekolah untuk mendukung perayaan HGN.

Bahkan Ketua panitia HGN, jauh sebelum isu miring ini menerpa, secara tegas menyarankan membuat LPJ terkait penggunaan dana yang akan dikumpulkan itu. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Bimtek PKK Bolmong Resmi Ditutup, Syliane Lumenta: Inilah Energi Baru Perempuan Bolmong

Next Post

HGN Bolmong di Ujung Tanduk: Gara-Gara Isu Pungli, Apresiasi untuk Guru Terancam Batal

Next Post
HGN Bolmong di Ujung Tanduk: Gara-Gara Isu Pungli, Apresiasi untuk Guru Terancam Batal

HGN Bolmong di Ujung Tanduk: Gara-Gara Isu Pungli, Apresiasi untuk Guru Terancam Batal

Dari Tambang ke Hutan Harapan: Iskandar-Yusra dan Kajati Sulut Kobarkan Revolusi Hijau di Pusian

Dari Tambang ke Hutan Harapan: Iskandar-Yusra dan Kajati Sulut Kobarkan Revolusi Hijau di Pusian

6 Februari 2026
Tak Bisa Diperpanjang, Yulius Selvanus Tunjuk Denny Mangala Gantikan Tahlis sebagai Plh Sekprov Sulut

Tak Bisa Diperpanjang, Yulius Selvanus Tunjuk Denny Mangala Gantikan Tahlis sebagai Plh Sekprov Sulut

5 Februari 2026
Yusra Alhabsyi Jaga Marwah Bolmong di Ibu Kota, Anjungan TMII Jadi Benteng Identitas Daerah

Yusra Alhabsyi Jaga Marwah Bolmong di Ibu Kota, Anjungan TMII Jadi Benteng Identitas Daerah

4 Februari 2026
Iskandar–Deddy Gebrak Bolsel, Seruan Prabowo Disulap Jadi Gerakan Rakyat Bersihkan Daerah

Iskandar–Deddy Gebrak Bolsel, Seruan Prabowo Disulap Jadi Gerakan Rakyat Bersihkan Daerah

4 Februari 2026
Yusra Alhabsyi Gaspol di Rakornas 2026, Bolmong Siap Mengawal Agenda Besar Presiden

Yusra Alhabsyi Gaspol di Rakornas 2026, Bolmong Siap Mengawal Agenda Besar Presiden

2 Februari 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection