• Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 26 Maret 2026
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
NALARSULUT.id | Kritis Mengupas, Jelas Mengabarkan
No Result
View All Result

Terungkap Penyebab Gempa Bumi di Boltim, Warga Sebut Tiga Lokasi Pengungsian Sementara

Masyarakat diimbau tetap tenang, waspada dan ikuti informasi yang dapat dipertanggungjawabkan

27 Februari 2025
A A
Warga Tutuyan mengungsi di kantor BLH. (Kolase foto Rinaldi Potabuga/nalarsulut.id)
BagikanBagikan

NalarSulut—Gempa bumi yang berulang kali melanda Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Rabu 26 Februari 2025, membuat warga panik.

Meski, gempa susulan tidak sebesar 6 magnitudo yang terjadi sekitar pukul 05:50 WIB.

Kendati begitu beberapa warga memilih mengamankan diri di tempat yang tinggi.

Salah satunya, Mama Dwi yang menuturkan bahwa dirinya bersama keluarga mengamankan diri di Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Boltim.

“Kalau di BlH cuman 6 orang ini, kebetulan ponakan kerja disini,” ujarnya, saat dihubungi 27 Februari 2025 dini hari.

Lebih jauh dijelaskannya, tadi itu sebelum ke BLH, di kantor Bupati Boltim banyak sih.

“Cuman, mungkin saat ini sudah berkurang, karena warga yang lain sudah merasa aman makanya kembali ke rumah mereka,” ungkapnya.

Ketika ditanyai soal dimana lokasi warga mengungsi?.

“Ada juga di kebun, tapi belum tahu pasti titik lokasi pengungsian. Hanya, pas kami ke BLH, di kantor Bupati Boltim ada juga,” tukasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 124,83° BT dan 0,41° LU, dengan magnitudo M6,0 pada kedalaman 10 km.

Dikutip dari vsi.esdm.go.id data dari The United States Geological Survey (USGS) menyebutkan magnitudo gempa ini sedikit lebih tinggi, yaitu M6,1, dengan pusat gempa yang terletak pada koordinat yang hampir sama.

Dari data GeoForschungsZentrum (GFZ) di Jerman, menunjukkan bahwa pusat gempa berada pada koordinat 124.92° BT dan 0.23° LU magnitudo (M5,9) pada kedalaman 10 km.

Kondisi geologi dan penyebab gempa bumi

Lokasi terdekat dengan pusat gempa bumi adalah di perairan sejauh 45 Km Tenggara Tutuyan. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi dataran pantai yang berbatasan dengan morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal.

Menurut data Badan Geologi (BG) daerah tersebut tersusun oleh tanah lunak (kelas E) dan tanah sedang (kelas D) pada morfologi dataran pantai, serta tanah keras (kelas C) pada morfologi perbukitan.

Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi, kedalaman dan data mekanisme sumber dari BMKG, maka kejadian gempa bumi tersebut diakibatkan oleh aktivitas zona penunjaman ganda Punggungan Mayu dengan mekanisme sesar naik yang berarah relatif utara-selatan.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada postingan akun Facebook resminya gempa bumi yang dirasakan selama 2 – 3 detik ini menyebabkan belasan rumah rusak.

Berdasarkan pemutakhiran data per 26 Februari 2025 pukul 16.00 WIB, BPBD Kabupaten Boltim mencatat sebanyak 11 unit rumah rusak ringan, satu unit fasilitas ibadah rusak sedang dan 35 jiwa terdampak. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Boltim bersama tim gabungan terus melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi kejadian serta pembersihan material rumah rusak.

BNPB mengimbau kepada semua unsur pemerintah daerah dan warga Kabupaten Boltim selalu waspada terhadap potensi gempa susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi serta mengikuti informasi yang dapat dipertanggungjawabkan dan instruksi petugas berwenang terkait evakuasi maupun langkah kedaruratan ketika terjadi gempa bumi. (*)

Komentar Facebook
Previous Post

Momen Haru! Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi Cium Tangan Menteri Agama, Begini Reaksi Supandri

Next Post

Sungai Tobayagan Jadi Saksi Warga Menjaga Tradisi Mongimbalu’ Kon Bulan Jelang Ramadhan

Next Post
Sungai Tobayagan Jadi Saksi Warga Menjaga Tradisi Mongimbalu’ Kon Bulan Jelang Ramadhan

Sungai Tobayagan Jadi Saksi Warga Menjaga Tradisi Mongimbalu' Kon Bulan Jelang Ramadhan

Dana BOS Terancam, Disdikbud Bolsel Bawa Nasib Anak Penyintas Gunung Ruang ke Kementerian

Dana BOS Terancam, Disdikbud Bolsel Bawa Nasib Anak Penyintas Gunung Ruang ke Kementerian

16 Maret 2026
Terkuak Skandal Rekrutmen Polisi di Sulut, Oknum Polwan Rugikan Warga Bolsel Capai Ratusan Juta

Janji Loloskan jadi Polisi Berujung Dugaan Penipuan, Oknum Polwan di Sulut Disorot

15 Maret 2026
Perempuan Bangsa PKB Sulut Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Kader Lewat Bukber Ramadan

Perempuan Bangsa PKB Sulut Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Kader Lewat Bukber Ramadan

14 Maret 2026
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Anggota DPD RI CHM Gelar Buka Puasa Bersama di Kotamobagu

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Anggota DPD RI CHM Gelar Buka Puasa Bersama di Kotamobagu

14 Maret 2026
Penataan Kawasan Hutan Bolmong Dikebut, Yusra Buka Rapat Tata Batas HL Bakau Dumi dan Sungai Ilanga

Penataan Kawasan Hutan Bolmong Dikebut, Yusra Buka Rapat Tata Batas HL Bakau Dumi dan Sungai Ilanga

12 Maret 2026
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
© 2024 NALARSULUT.id

Developed by Pratama Connection

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • KOTAMOBAGU
  • BOLSEL
  • BOLMONG
  • BOLMUT
  • BOLTIM
  • SULUT
  • NASIONAL
  • ADVERTORIAL

Developed by Pratama Connection